SHARE

emasamerikaJakarta, GEOENERGI,– Banyaknya hutan yang beralih fungsi menjadi penambangan emas di Amerika, bukan hanya disebabkan para pengusaha yang ingin menjual bahan tambang tersebut. Akan tetapi banyaknya permintaan dari konsumen juga menjadi salah satu pendorong dilakukannya penambangan tersebut.

Produski emas global meningkat dari 2.445  ton ditahun 2000 menjadi 2.770 ton pada tahun 2013, meskipun harga melonjak tinggi.

Peningkatan yang terjadi dalam kurun waktu 13 tahun ini tidak hanya menghilangkan hutan di negara-negara tropis kawasan Amerika, tetapi juga mengakibatkan kerusakan lingkungan. Hal ini  karena penambangan emas juga menghasilkan merkuri yang siap mencemari air sungai.

Kerusakan lingkungan terjadi tak hanya para produsen, tetapi para konsumen emas yang terus menaikan permintaan di pasaran.

“Masyarakat harus menyadari bahwa mereka para konsumen emas juga ikut andil dalam kerusakan lingkungan. Jika permintaan mea tinggi mau tidak mau para penambang membutuhkan lahan tambang agar memnuhi permintaan tersebut” papar DR. Sussanne Schmitt dari WWF.

“Namun demikian para konsumen dapat ikut menjaga lingkungan dengan beralih pada poduk lainnya”,imbuhnya. (FEA/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here